Halaman.co.id |Depok – Warga Kelurahan Sawangan, Achdiyat (42) mengeluhkan sejumlah tumpukan sampah yang urung di angkut oleh armada dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Depok.
Kepada wartawan, Achdiyat mengaku sampah rumah tangga di lingkungan tempat tinggalnya sudah tidak diangkut selama empat hari.
“Iya sudah empat hari sampah di lingkungan kami tidak di angkut petugas dari dinas, jadi bau deh,” kata Achdiyat kepada wartawan, Jumat (30/1/2026).
Kondisi tidak jauh berbeda diceritakan narasumber halaman.co.id lainnya. Kali ini, informasi diberikan oleh Arif (36), warga Kelurahan Pancoran Mas.
Arif tidak mengatakan sampah rumah tangga tidak diangkut petugas harian. Namun, ia mengeluhkan TPS atau Tempat Penampungan Sementara di wilayahnya kerap berserakan ke badan jalan.
“Diangkut setiap hari dari rumah, tapi itu di depan TPS sampahnya sampai berantakan ke Jlan Taya Tanah Baru, yang mengarah ke RS Bakti Yudha itu loh,” kata Arif.
Kondisi seperti ini diduga disebabkan oleh overloadnya kapasitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung.
Salah satu narasumber halaman.co.id lainnya yang meminta identitasnya di rahasiakan membenarkan hal tersebut
Ia yang berdomisili di sekitar TPA Cipayung mengatakan beberapa hari terakhir telah terjadi penumpukan armada pengangkut sampah menuju TPA.
“Kayaknya bukan hanya saat ini deh. Kondisi ini sudah lama terjadi, namun kaya di biarkan saja. Kadang depan rumah saya jadi macet, susah keluarin motor gara-gara ratusan armada pengangkut sampah yang antri masuk TPA,” pungkasnya.










