Halaman.co.id |Depok – Lebaran Depok secara resmi diusulkan ke Kementrian Kebudayaan menjadi Warisan Budaya tak Benda. Pernyataan itu diutarakan Hamzah, Ketua Komisi B di DPRD Kota Depok.
Ketua Panitia Lebaran Depok, Hamzah mengatakan progres usulan Lebaran Depok menjadi warisan budaya tak benda masih dalam tahap awal.
“Berbeda dengan tampilan budaya pada umumnya, Lebaran Depok ini adalah tentang tradisi orang-orang Depok pada zaman dahulu, jadi tradisi nya yang lebih melekat,” kata Hamzah di Kantor PWI Depok, Pancoran Mas, Rabu (15/4/2026).
Hamzah juga menerangkan beberapa tradisi kegiatan yang ditampilkan pada Lebaran Depok. Dimana kata Hamzah, ngubek empang, ngaduk dodol, dan cuci perabot adalah yang agenda yang dianggap paling penting.
“Dari situlah Pemerintah Kota (Pemkot) Depok mengusulkan Lebaran Depok menjadi warisan budaya tak benda. Jadi bukan cuma salah satu kegiatannya, tapi Lebaran Depoknya,” ujarnya.
“Namun lagi, ini adalah ikhtiar kita masih. Nanti progresnya masuk dulu segala yang dibutuhkan ke Pemprov Jabar, baru bisa sampai ke Kementrian Kebudayaan,” pungkasnya.
Di waktu yang sama, Hamzah juga mengutarakan bahwa Lebaran Depok dilaksanakan menggunakan anggaran dari pihak swasta atau sponsor, sehingga tidak membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Depok.









