Oleh: Ela Dahlia, Anggota DPRD Kota Depok Fraksi PKS
Halaman.co.id |Depok – Bulan suci Ramadhan merupakan bulan yang penuh keberkahan dan kemuliaan bagi umat Islam di seluruh dunia. Di dalamnya terdapat berbagai peristiwa besar yang memiliki makna spiritual yang sangat mendalam, di antaranya peringatan Nuzulul Qur’an dan hadirnya malam Lailatul Qadar.
Nuzulul Qur’an merupakan peristiwa turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril. Peristiwa ini menjadi tonggak awal diturunkannya Al-Qur’an sebagai pedoman hidup bagi umat manusia. Wahyu pertama yang turun adalah ayat dari Surah Al-Alaq ayat 1 sampai 5 yang memerintahkan manusia untuk membaca dan menuntut ilmu. Peristiwa tersebut kemudian diperingati oleh umat Islam setiap tanggal 17 Ramadhan sebagai momentum untuk kembali mendekatkan diri kepada Al-Qur’an.
Peringatan Nuzulul Qur’an bukan sekadar seremonial, tetapi seharusnya menjadi pengingat bagi umat Islam untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya mengajarkan tentang keadilan, kejujuran, kepedulian sosial, serta tanggung jawab moral dalam kehidupan bermasyarakat.
Sementara itu, di penghujung Ramadhan terdapat malam yang sangat dimuliakan, yaitu malam Lailatul Qadar. Dalam Al-Qur’an dijelaskan bahwa malam ini lebih baik dari seribu bulan sebagaimana disebutkan dalam Surah Al-Qadr. Pada malam tersebut para malaikat turun membawa rahmat dan keberkahan bagi hamba-hamba Allah yang bersungguh-sungguh dalam ibadah.
Para ulama menjelaskan bahwa Lailatul Qadar biasanya dicari pada sepuluh malam terakhir Ramadhan, terutama pada malam-malam ganjil. Karena itu umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, membaca Al-Qur’an, berzikir, dan berdoa agar mendapatkan keberkahan malam tersebut.
Nuzulul Qur’an dan Lailatul Qadar memiliki keterkaitan yang sangat erat. Jika Nuzulul Qur’an menandai turunnya petunjuk hidup bagi umat manusia, maka Lailatul Qadar menjadi momentum bagi umat Islam untuk kembali merenungkan, mengamalkan, dan menghidupkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Momentum Ramadhan dengan dua peristiwa agung ini seharusnya mendorong umat Islam untuk tidak hanya meningkatkan ibadah secara pribadi, tetapi juga memperkuat kepedulian sosial, mempererat persaudaraan, serta menebarkan nilai-nilai kebaikan di tengah masyarakat.
Semoga melalui peringatan Nuzulul Qur’an dan pencarian Lailatul Qadar, kita semua dapat semakin mencintai Al-Qur’an, menjadikannya sebagai cahaya kehidupan, serta membangun masyarakat yang lebih berakhlak, adil, dan penuh keberkahan.









