Jabodetabek

Efisiensi cuma Berlaku di Masjid Baitul Kamal, tidak Dengan Ulang Tahun Wali Kota

×

Efisiensi cuma Berlaku di Masjid Baitul Kamal, tidak Dengan Ulang Tahun Wali Kota

Sebarkan artikel ini

Halaman.co.id |Depok – Warga Depok, Gita Kurniawan mengkritik pernyataan pemerintah tentang efisiensi anggaran. Pernyataan itu tak lepas dari sorotan perayaan HUT ke-51 Wali Kota Depok, Supian Suri yang dinilai terlalu megah.

Gita mengatakan Wali Kota Depok, Supian Suri melanggar etika kepemimpinan dengan menggelar perayaan hari ulang tahunnya yang ke-51 secara megah. Acara tersebut ia nilai melukai hati masyarakat, terutama ditengah himpitan ekonomi yang saat ini tengah dirasakan langsung oleh warga.

“Iya, banyak yang mengaku ke saya merasa kecewa setelah melihat di medsos betapa ramai acara ulang tahun pak wali,” kata Gita Kurniawan, Sabtu (28/2/2026).

Kemewahan acara ulang tahun Wali Kota Depok tersebut dibenarkan salah satu Aparatur Sipil Negara (ASN) yang enggan disebutkan namanya. Kepada wartawan, narasumber tersebut mengatakan acara HUT Supian Suri diperkirakan menghabiskan anggaran sekitar Rp 500 juta, atau setengah miliar rupiah.

“Kalau melihat acara ini, paling tidak Rp 500 juta habis, ya setengah miliar lah ya. Saya dulu sering terlibat di acara seperti ini,” ujarnya.

Narasi serupa dikatakan salah satu pengunjung Masjid Balai Kota Depok, Novli Siregar yang rutin berbuka puasa di Masjid kebanggaan Pemkot Depok bernama Baitul Kamal.

Ia informasikan, setiap Ramadhan sebelum 2026, Masjid Baitul Kamal selalu menyediakan takjil berupa nasi box dan snack box. Ia perkirakan tahun-tahun sebelumnya anggaran buka puasa untuk satu orang di kisaran Rp 25 ribu dengan kapasitas 100 box.

“Tahun ini, cuma ada snack box berisi lontong 1, gorengan 2 dan air mineral ukuran 240 ml 1 dengan kapasitas 50 box, kadang cuma air dengan kolak pisang. Kisaran harga Rp 6 ribu lah. Efisiensi hanya berlaku buat takjil buka puasa, tidak dengan ultah wali kota,” pungkasnya.

BACA JUGA  Sapa Sahabat Kecil, Mayor Suyono Beri Pesan Tentang Cinta

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *