Halaman.co.id |Depok – Puncak Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) oleh PWI Kota Depok pada 12 Februari 2026 berlangsung semarak, meski tanpa kehadiran sejumlah tokoh utama daerah.
Ketua Panitia HPN PWI Kota Depok, Ridwan Ewako mengapresiasi semangat sejumlah tokoh yang mendapat penghargaan dalam berbagai macem kategori yang berkaitan dengan pers.
“Paling pertama dan utama, kami apresiasi Kapolres Metro Depok Kombes Abdul Waras, bu Nina Suzana, Ketua KONI pak Herry Suprianto dan Jiacep. Mereka layak disebut tokoh paling demokrasi,” kata Ridwan usai acara HPN di Sekretariat, Kamis (12/2/2026).
Ridwan juga menyinggung kepedulian Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Depok yang ia nilai sangat minim. Ia lantas membandingkan Depok dengan daerah lainnya. Contoh nya kata Ridwan, hampir semua kepala daerah di Indonesia ikut merayakan HPN dengan mendatangi kantor PWI.
“Ini jangankan datang, karangan bunga ucapan HPN dari kepala daerah Kota Depok pun tidak ada. Betapa tidak dihargainya pers disini,” sambungnya.
“Pemkot Depok paling tidak peduli pers. Jadi siapapun yang setiap hari bicara tentang demokrasi, fix mereka yang paling anti demokrasi. Buktinya ya saat ini,” ujar Ridwan lagi.
Ia menegaskan bahwa pers merupakan unsur penting dalam menjaga demokrasi agar tetap sehat. Hal itu kata Ridwan, dikarenakan pers membawa pesan dan aspirasi masyarakat kepada pemangku kebijakan.
“Jika hanya suka dipuji, jangan bicara soal demokrasi. Jika perbedaan dinilai sebagai sesuatu yang salah, perlu dipertanyakan itu cara berfikir nya, jangan-jangan isinya berada dari zaman kuno, nol,” pungkasnya.
Diinformasikan, dalam HPN kali ini, PWI Kota Depok memberikan 12 penghargaan keteladanan dan informatif terhadap pers ke para pejabat dan tokoh masyarakat.
PWI Kota Depok Award diberikan kepada Kapolres Metro Depok Kombes Pol Abdul Waras, Asisten Umum Sekda Kota Depok Nina Suzana, pengusaha muda Bobby Sumantri, tokoh pendidikan Acep Azhari, Ketua KONI Depok, Herry Suprianto, Rektor UI Prof Heri Hermansyah.
Penghargaan juga diberikan kepada Ketua BKD DPRD Kota Depok Qonita Lutfiyah, Ketua Komisi B DPRD Kota Depok, Hamzah, Ketua Partai Buruh Wido Pratikno, Kepala BLP Sekda Depok Indah Lestari Dewi, Aktor Chandra Wahyu atau Mr Bonte dan Evenciio Apartement sebagian penggerak pengelolaan sampah hunian.











