Jabodetabek

Ramai-ramai Dukung Pembangun FO Margonda, Cahyo: Kita Dukung Pembangunan, Buzzer Gagal Paham

×

Ramai-ramai Dukung Pembangun FO Margonda, Cahyo: Kita Dukung Pembangunan, Buzzer Gagal Paham

Sebarkan artikel ini

Halaman.co.id |Depok – Sekelompok manusia yang menyebut dirinya aktivis Kota Depok mendeklarasikan dukungannya terhadap pembangunan Fly Over (FO) Margonda pada tahun mendatang.

Mereka meminta proyek pembangunan FO Margonda harus dipandang sebagai kebutuhan masyarakat luas, bukan sebagai alat politisasi.

Pernyataan sikap itu diutarakan mereka usai Wali Kota menggelar pengajian bersama mantan Wapres RI, Ma’ruf Amin di kediaman Wali Kota Depok di Cilodong, Tapos pada Jumat (21/11/2025).

Salah satu perwakilan aksi, Kasno mengatakan pembangunan FO Margonda merupakan terobosan untuk mengurai kemacetan yang terjadi di Margonda sejak bertahun-tahun lamanya.

“Flyover ini bukan proyek biasa. Ini solusi nyata bagi kemacetan Depok. Warga sudah menunggu langkah seperti ini sejak lama,” ujarnya.

Kasno juga menyoroti munculnya sejumlah penolakan terhadap proyek tersebut. Menurutnya, kritik adalah hal wajar sepanjang disampaikan secara objektif.

“Silakan kritik, tapi yang objektif. Jangan didasarkan pada rasa suka atau tidak suka. Depok ini butuh solusi, bukan drama politik,” katanya.

Sementara terkait pembiayaan proyek melalui skema pinjaman, Kasno menyebut Pemkot Depok telah melakukan kajian yang matang. Menurutnya, keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan kondisi fiskal daerah.

“Pemkot punya tim ahli. Kajian sudah dilakukan, dan pinjaman ini disebut tidak membebani APBD. Jadi, informasi harus diluruskan agar tidak menimbulkan bias,” tambahnya.

Ketua Partai Buruh Kota Depok, Wido Praktino, menilai proyek flyover ini seharusnya menjadi pintu masuk untuk penataan transportasi yang lebih luas di Depok. Ia menyoroti sejumlah titik kemacetan lain seperti Cisalak yang memerlukan perhatian serupa.

“Depok ini penyumbang pajak kendaraan motor yang cukup besar di Jawa Barat. Wajar kalau warga meminta peningkatan infrastruktur. Cisalak, misalnya, sudah sangat padat. Ini perlu jadi perhatian provinsi untuk rencana penataan berikutnya,” ujarnya.

BACA JUGA  Lebaran Depok Berakhir, Ayu Ting-ting dan Naff Bakal Tampil di Acara Puncak

Wido juga mengajak masyarakat untuk melihat proyek infrastruktur secara jernih, tanpa terjebak pada polarisasi politik.

“Cukup dengan pembelahan 01-02. Ini bukan soal kubu, ini soal kebutuhan warga. Kalau programnya baik, kita dukung. Kalau kurang, kita beri masukan. Yang penting Depok maju dan macet berkurang,” tegasnya.

Ketua LSM Gelombang, Cahyo Putranto Budiman dengan santai mengatakan perlunya pengkajian ulang para “pagar” Supian Suri agar tidak mempermalukan pimpinannya dalam bersuara.

Ia juga menyebut Buzzer Pemkot Depok gagal paham. Katanya, ramai penolakan itu bukan pada pembangunan flyover-nya, tapi sumber pembiayaannya yang berasal dari hutang daerah.

“Jangan salah paham, semua dukung pembangunan FO Margonda, cuma skema pembiayaannya saja yang harus di evaluasi. Kasihan pak wali, itu sama saja menjerumuskan,” pungkasnya.

Respon (4)

  1. Jalan Akses UI jembatan Kali Ciliwung perlu di perlebar hingga Pasar PAL SIGUNUNG yang sudah tidak Memadai daripada buat Flyover Margonda. Jalan Raya Bogor dari Gandaria sampai Toll Harus diperlebar,pak Walikota.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *