Kebakaran Hutan dan Lahan di Kampar Berhasil Dipadamkan

Dok. BPBD Kabupaten Kampar
Dok. BPBD Kabupaten Kampar

Riau – Satuan Tugas Pemadaman Darat berhasil memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berada di wilayah Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Kejadian tersebut berdampak pada lahan seluas 11 hektar (ha). Hal itu berdasarkan perkembangan pada Senin (18/7), kemarin pukul 15.00 WIB.

“Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar melaporkan karhutla terjadi di Desa Koto Tuo, Kecamatan XIII Koto Kampa. Peristiwa yang berlangsung pada Minggu (17/7), pukul 16.00 WIB, berhasil dikendalikan oleh petugas gabungan. Setelah api padam, BPBD yang dibantu TNI, Polri, Manggala Agni dan relawan melakukan pendinginan di wilayah terdampak,” kata Abdul Muhari, Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB.

Bacaan Lainnya

“Selanjutnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar berkoodinasi dengan aparat kecamatan setempat Bersama warga untuk melakukan pendataan pada area terdampak. BPBD Kabupaten Kampar sampai saat ini masih melakukan penyelidikan penyebab kebakaran,” imbuhnya.

Sementara itu, berdasarkan kajian inaRISK, Kabupaten Kampar memiliki potensi bahaya karhutla pada tingkat sedang hingga tinggi yang berdampak pada 21 kecamatan. Sedangkan, Sistem Informasi Sipongi menunjukkan adanya satu titik panas atau hot spot, yang terpantau satelit dengan tingkat kepercayaan tinggi, di wilayah Kabupaten Kampar, kemarin.

“Menyikapi potensi karhutla yang setiap tahun terjadi di wilayah Indonesia, BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan. Dalam konteks pencegahan, kerja sama dengan berbagai pihak sangat dibutuhkan sejak dini,” tutupnya.

Pelibatan satuan tugas gabungan, baik dari pemerintah, TNI, Polri, masyarakat dan dunia usaha dalam rangka mencegah dan penanggulangan karhutla merupakan alternatif perkuatan untuk menambah efektivitas upaya-upaya yang dilakukan dalam rangka pencegahan dan penanggulangan karhutla.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.