Bejat, Orang Ini Mesum Saat Umat Islam Shalat Tarawih

  • Whatsapp
banner 468x60

Bogor – Tiga orang pelaku human trafficking ditangkap aparat kepolisian Polres Bogor di tempat dan waktu yang berbeda. Satu orang diantaranya ditangkap di saat umat muslim sedang beribadah salat tarawih.

Satu orang pelaku tersebut ditangkap Unit Reskrim Polsek Gunung Putri bersama korban dan pria hidung belang di Apartemen Gunung Putri Square.

Bacaan Lainnya

banner 300250

“Pengungkapan pria pelaku human trafficking di Apartemen Gunung Putri Square itu berhasil kami lakukan berkat penyelidikan yang intens, kami mengamankan pelaku, korban berusia 18 tahun dan pria hidung belang pada saat Ramadan ini pada pukul 20.30 WIB dimana pasangan tersebut sedang berhubungan badan,” kata penyidik Unit Reskrim Polsek Gunung Putri Brigadir Armando kepada wartawan, Kamis (22/4/2021).

Dia menerangkan, pelaku human trafficking menjual korbannya melalui aplikasi michat. Di aplikasi itu diatur cara pemesanan, lokasi prostitusi, durasi berhubungan badan, dan syarat-syarat lainnya.

“Korban human trafficking merupakan remaja wanita asli Cikarang, Kota Bekasi. Ia dijual pelaku seharga Rp300 ribu untuk short time. Dari uang tersebut antara pembagiannya 40 persen untuk pelaku dan 60 persen untuk korban,” terangnya.

Armando menuturkan bahwa terungkapnya kasus human trafficking di Apartemen Gunung Putri Square itu berkat laporan masyarakat yang resah akan praktik prostitusi tersebut.

“Kemungkinan apartemen tersebut sering dijadikan tempat transaksi human trafficking bisa saja walaupun di tahun ini baru sekali kami mengungkapnya, kami selama ini kerap menampung keluhan masyarakat,” tutur Armando.

Di salah satu hotel di Kecamatan Cibinong, Unit Reskrim Polsek Cibinong juga berhasil menangkap pelaku human trafficking yang merupakan seorang perempuan berusia 38 tahun.

“Dari salah satu hotel, kami berhasil mengamankan seorang perempuan berusia 38 tahun, dia menjual korbannya perempuan berusia 23 tahun dengan harga Rp1,5 juta untuk short time,” ucap Kanit Reskrim Polsek Cibinong AKP Yunli.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Handreas Adrian menjelaskan jajarannya juga mengungkap kasus human trafficking di sebuah vila di Kecamatan Cisarua, Kawasan Puncak.

“Sat Reskrim Polres Bogor mengamankan satu orang pria pelaku human trafficking dengan jumlah korbannya tiga orang wanita. Kalau modus human traffickingnya masih konvensional atau langsung menawarkan ke para pria hidung belang dengan harga Rp1 juta per short time,” jelas AKP Handreas.

Kapolres Bogor AKBP Harun melanjutkan dari tangan pelaku human trafficking  kepolisian mengamankan barang bukti berupa uang, handphone, tisu basah dan kondom.

Untuk sanksi para pelaku diancam dengan UU Nomor 21/2007 pasal 2 tentang perdagangan manusia, pasal 296 dan 506 KUHP dengan ancaman hukuman penjara minimal 3 tahun dan maksimal 15 tahun

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *